APAR foam AFFF? Mungkin hampir sebagian besar dari kita tidak mengetahui akan salah satu jenis alat pemadam api ringan tersebut. Padahal, tabung APAR foam kehadiranya sangat penting, terutama untuk melindungi kamu dari bahaya kebakaran yang mengancam setiap saat.
APAR foam AFFF Hal itu tentunya tidak terlepas dari kandungan bahan pembuatan media yang memang sudah terkenal ampuh dalam menaklukan si jago merah. Apakah kamu penasaran akan jenis APAR satu ini? Yuk, baca ulasan lengkap berikut ini sampai selesai!
Daftar isi
- Memang APAR Foam AFFF Terbuat dari Apa Sih?
- APAR Foam AFFF untuk Kelas Kebakaran Apa Saja?
- 1. Kebakaran kelas A
- 2. Kebakaran kelas B
- 3 Perbedaan Antara APAR Powder dan APAR Foam AFFF
- 1. Media Pemadam Api
- 2. Jenis Kebakaran yang Dapat Ditangani
- 3. Prinsip Kerja Saat Memadamkan Kebakaran
- Mengapa APAR Foam AFFF Tidak Bisa Digunakan pada Kelas Kebakaran C?
- Biar Aman & Efektif Ikuti Tips Saat Menggunakan APAR Busa Berikut!
Memang APAR Foam AFFF Terbuat dari Apa Sih?
APAR foam, singkatan dari Aqueous Film Forming Foam, adalah salah satu jenis media alat pemadam api yang sangat efektif untuk memadamkan kebakaran. Media APAR ini terdiri dari campuran antara air dan surfaktan berbasis hidrokarbon, seperti sulfat sodium alkyl, serta fluoro surfactant seperti fluorotelomers.
Selain itu, alat pemadam api foam ini juga terdapat bahan asam perfluorooctanoic (PFOA), dan asam perfluorooctane sulfonate (PFOS). Campuran beberapa bahan tersebut membentuk sebuah foam yang mampu membungkus api dan mencegah pengembangannya, sehingga memadamkan kebakaran dengan cepat dan efektif.
Keunggulan utama dari tabung pemadam kebakaran foam adalah kemampuannya untuk membentuk lapisan film tipis di atas permukaan bahan yang terbakar. Lapisan ini berfungsi sebagai penghalang bagi oksigen yang diperlukan oleh api untuk terus berkobar, sehingga api dapat dipadamkan dengan lebih efektif.
Selain itu, APAR foam AFFF juga memiliki kemampuan untuk mendinginkan suhu permukaan bahan yang terbakar, sehingga risiko kembalinya api dapat diminimalkan. Penggunaan surfaktan fluoro pada alat pemadam api foam memberikan keunggulan tambahan dalam memperkuat kemampuan foam untuk menekan api.
Selain itu, bahan fluoro surfactant ini membantu meningkatkan stabilitas foam, sehingga foam dapat tahan lama dan memberikan perlindungan terbaik dari kebakaran. Dengan kombinasi yang tepat antara air, surfaktan, dan fluoro surfactant, tabung APAR foam menjadi pilihan yang sangat efektif dalam pemadaman kebakaran.
APAR Foam AFFF untuk Kelas Kebakaran Apa Saja?
APAR jenis foam, atau Aqueous Film Forming Foam, dapat kamu gunakan untuk memadamkan kebakaran pada berbagai kelas kebakaran. Alat pemadam api ringan media foam sangat cocok kamu gunakan di kelas kebakaran A dan B.
1. Kebakaran kelas A
Klasifikasi kelas kebakaran yang melibatkan bahan padat mudah terbakar seperti kayu, kertas, kain, dan plastik. Tabung APAR foam dapat kamu gunakan karena dapat membentuk lapisan film di atas permukaan bahan bakar, yang membantu mendinginkan suhu permukaan.
2. Kebakaran kelas B
Peristiwa kebakaran yang melibatkan bahan cair dan gas mudah terbakar seperti bensin, minyak, pelumas, dan pelarut kimia. APAR foam AFFF ini sangat efektif dalam memadamkan kebakaran B dengan membungkus dan mencegah bahan bakar cair tersebut terbakar lebih lanjut.
Dengan kemampuannya dalam menangani kedua kelas kebakaran tersebut, alat pemadam kebakaran media foam ini menjadi pilihan terbaik saat situasi darurat kebakaran. Lalu, tempat yang bisa diproteksi dengan alat pemadam api foam apa saja? Simak penjelasan berikut ini!
- Kantor-kantor dan ruang rapat di dalamnya
- Gudang-gudang penyimpanan barang
- Pabrik-pabrik dan fasilitas produksi
- Ruang server dan pusat data
- Laboratorium dan fasilitas riset
- Restoran dan kafe
- Gedung-gedung apartemen dan kondominium
- Sekolah-sekolah dan kampus-kampus
- Ruang parkir bawah tanah
- Tempat olahraga dan pusat kebugaran
- Fasilitas perawatan kesehatan seperti rumah sakit dan klinik
- Hotel dan resort
- Toko-toko dan pusat perbelanjaan
- Kendaraan komersial seperti truk dan bus
- Pusat hiburan dan tempat pertemuan umum
3 Perbedaan Antara APAR Powder dan APAR Foam AFFF
Setiap jenis alat pemadam api pastinya memiliki karakteristik dan prioritas pemadamannya tersendiri yang berbeda satu sama lain, termasuk powder dan foam. Perbedaan utama antara APAR powder (serbuk pemadam api) dan APAR foam terletak pada jenis media pemadam yang digunakan dan cara kerjanya.
1. Media Pemadam Api
- APAR Powder, menggunakan serbuk kimia kering sebagai media pemadamnya. Serbuk ini terbuat dari bahan kimia natrium bikarbonat atau amonium fosfat, yang bekerja dengan cara menghambat rantai reaksi kimia pemicu kebakaran.
- APAR Foam AFFF, atau Aqueous Film Forming Foam menggunakan campuran antara air dan surfaktan berbasis hidrokarbon, serta fluoro surfactant. Foam ini bekerja dengan membentuk lapisan film di permukaan bahan bakar, yang memadamkan api dengan mencegah akses oksigen dan mendinginkan suhu.
2. Jenis Kebakaran yang Dapat Ditangani
- Tabung APAR Powder efektif dalam memadamkan kebakaran kelas B dan kelas C, yang melibatkan bahan bakar cair atau gas.
- APAR jenis foam efektif untuk menangani kebakaran kelas A yang melibatkan bahan bakar padat, serta kebakaran kelas B yang melibatkan bahan bakar cair.
3. Prinsip Kerja Saat Memadamkan Kebakaran
- APAR jenis powder bekerja dengan cara menghambat reaksi kimia yang memicu pembakaran, sehingga menghentikan proses pembakaran dengan cepat.
- Tabung pemadam kebakaran foam bekerja dengan membentuk film di atas permukaan bahan bakar, yang mengisolasi api dari oksigen dan mendinginkan suhu.
Mengapa APAR Foam AFFF Tidak Bisa Digunakan pada Kelas Kebakaran C?
Alat pemadam api ringan media foam memang tidak bisa kamu gunakan untuk kebakaran kelas C karena sifat dasar. Pasalnya, kebakaran kelas C melibatkan bahan bakar yang berupa gas atau cairan yang mudah terbakar, seperti gas alam, propana, atau bensin.
Dimana, media foam yang tersimpan dalam tabung APAR tidak dapat membentuk lapisan film di atas permukaan bahan bakar. Karena, gas tersebut tidak memiliki permukaan yang cukup untuk foam untuk menempel dan membentuk lapisan film yang efektif.
Selain itu, penggunaan APAR foam AFFF pada kebakaran kelas C dapat membahayakan lebih lanjut dengan menimbulkan risiko ledakan. Karena, media pemadam api foam dapat bereaksi dengan gas yang terbakar dan menyebabkan penyebaran api lebih cepat.
Oleh karena itu, alat pemadam api yang menggunakan media foam ini tidak direkomendasikan untuk digunakan pada kebakaran kelas C. Nah, untuk pemadaman kebakaran kelas C kamu memerlukan penggunaan media pemadam yang khusus, seperti serbuk kering powder atau CO2.
Biar Aman & Efektif Ikuti Tips Saat Menggunakan APAR Busa Berikut!

Untuk memastikan penggunaan yang efektif, penting untuk memperhatikan beberapa hal tambahan selain mengikuti SOP penggunaan APAR foam AFFF. Memang apa saja tips-tipsnya? Yuk, simak penjelasan lengkapnya berikut ini!
- Pastikan untuk mengikuti prosedur operasional standar (SOP) yang telah ditetapkan dalam penggunaan APAR busa.
- Semprotkan busa tepat di atas sumber api untuk memastikan pemadaman yang efektif.
- Sapukan busa dari arah kiri ke kanan untuk menutupi area yang terkena api secara merata.
- Jaga jarak aman dari sumber kebakaran dan ikuti petunjuk keselamatan yang telah disediakan.
- Hindari menyemprotkan busa ke arah cairan yang terbakar untuk mencegah penyebaran api yang tidak terkontrol.
- Usahakan untuk memahami kelas kebakaran yang dihadapi sebelum menggunakan APAR busa dan pilihlah media pemadam yang sesuai.
- Perhatikan petunjuk penggunaan dan perawatan APAR busa untuk memastikan kesiapan dan efektivitasnya saat dibutuhkan.
Itulah penjelasan lengkap tentang APAR foam AFFF, mulai dari pengertian, cara kerja, hingga perbedaaan dengan APAR powder dan tips penggunaanya. Ingat jika kamu membutuhkan alat pemadam api ringan media foam yang pasti handal, hubungi kami dengan





